Minuman mengandung soda dan alkohol paling mudah membuat kulit mamil menjadi kering dan akhirnya gatalgatal. Sementara cuaca panas, baju yang tidak menyerap keringat, juga berpotensi menimbulkan gatal-gatal.

Baca juga : Kerja di Jerman

Gatal karena kulit kering termasuk golongan gatal ringan dan tidakmembahayakan janin, meski terkadang terasa sangat mengganggu. Selain kulit yang tampak kering dan kusam, tak ada ciri fi sik lain yang memperlihatkan mamil tengah gatal-gatal. Hal utama yang perlu dikhawatirkan dari masalah ini adalah bila mamil tak dapat menahan rasa gatal dan terus-terusan menggaruk sehingga menimbulkan bekas garukan di kulit. ‘ STRETCH MARKS Sekitar 90% mamil memiliki stretch marks atau guratan kemerahan yang kemudian berubah menjadi putih pada perutnya, terutama di trimester akhir kehamilan.

Selain di perut yang membesar, stretch marks juga bisa muncul di payudara dan paha. Para ahli belum bisa menyimpulkan penyebab utama munculnya stretch marks pada mamil, namun dugaan utama adalahpertambahan berat badan semasa hamil, kulit perut yang meregang, serta faktor genetik. Untuk mencegah timbulnya gatal di area stretch marks, pada intinya, mamil hanya perlu menjaga kelembapan kulit dan mencegahnya menjadi kering. ‘

PRURITIC URTICARIAL PAPULES AND PLAQUES OF PREGNANCY (PUPPP) Sebagian kecil mamil yang mengalami gatal-gatal di trimester ketiga kemungkinan menderita Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy (PUPPP). Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, sebanyak 1 dari setiap 200 ibu hamil menderita kondisi ini. Selain gatal-gatal pada perut, tanda-tandanya adalah muncul bercak atau bintil merah pada area stretchmarks di perut yang kemudian meluas ke dada, tangan, kaki, dan leher, membuat mamil seperti sedang terserang alergi atau sakit campak.

PUPPP umumnya dialami oleh mamil yang mengandung anak pertama atau anak kembar. Biasanya, pada kehamilan selanjutnya, masalah ini tidak akan muncul lagi karena perut mamil sudah lebih elastis dibandingkan kehamilan per tama. Meski secara fisik tampak mengkhawatirkan, PUPPP sesungguhnya tidak berpengaruh terhadap kesehatan Mama maupun janin. Hingga kini, para ahli belum menemukan kata sepakat mengenai penyebab utama kondisi ini.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *