Ancaman Sesar Di Jantung Bandung Bagian 3

Dua ribu tahun lalu diperkirakan sesar bergeser hingga 1,5 meter akibat gempa dengan magnitudo 6,8. ”Sekitar 500 tahun lalu bergeser kira-kira 90 sentimeter,” ucap Eko. Kala itu gempa diperkirakan terjadi dengan magnitudo 6,6. Sesar Lembang juga pernah memicu gempa lima tahun lalu di daerah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Gempa dengan magnitudo 3,3 itu membuat wilayah lereng menurun dan merusak sembilan rumah yang ternyata didirikan di atas bekas endapan material patahan yang labil. Hasil studi Irwan Meilano, pengajar dari Teknik Geodesi Institut Teknologi Bandung, juga menunjukkan adanya pergerakan sesar yang bergeser ke kiri.

Hasil pemantauan dari 20 alat pengamatan dengan Global Positioning System (GPS) di jalur sesar menunjukkan laju pergerakan 3-6 milimeter per tahun. ”Itu pergerakan saat tenaga sesar berkumpul menjadi gempa di masa depan,” ujarnya. Sesar Lembang bergerak akibat adanya dorongan lempeng Indo-Australia di sebelah selatan. Dorongan itu tertahan lempeng Eurasia di bagian utara.

Saat tak kuat menahan desakan itu, Sesar Lembang bisa patah dan melenting, lalu memicu gempa. Ini yang dikhawatirkan oleh sejumlah ilmuwan. Hanya, kapan terjadinya, tak ada yang tahu pasti. Danny Hilman Natawidjaja, ahli kegempaan dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, mengestimasi guncangan Sesar Lembang memiliki magnitudo 6,5-7. Masalahnya, belum ada yang bisa memastikan Sesar Lembang sepanjang 29 kilometer bakal bergerak serempak atau per segmen.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *