Menikmati plecing kangkung dan ayam rarang khas Lombok Timur akan terasa paripurna bila kita menikmatinya bersama beras merah pecah kulit asal Sembalun, Lombok. Dan menikmati resep Nasi Kabuli (bukan Kebuli) asal Kasunanan Cipta Gelar, Cisolok, Sukabumi akan terasa lebih nikmat bila kita menggunakan beras ungu burgundy (ada lo, beras warna ungu, bukan dicampur ubi ungu atau pewarna) milik mereka.

Tentu saja diperlukan pemahaman akan teknik memasak beras tersebut sehingga dapat menghasilkan konsistensi rasa dan tekstur yang sesuai. Tidak bisa kita samaratakan memasak beras-beras spesialti tersebut dengan teknik industri modern karena sebenarnya memasak adalah seni, sebuah intuisi ciptakarya yang akan paripurna bila terus diasah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *