Bila mampu mengenali karakter beras Indonesia, kita juga akan mampu mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan juga bergizi. Memang, beras putih yang sekarang banyak beredar di pasaran memiliki indeks glikemik tinggi sehingga memicu naiknya kadar gula darah. Namun tahukah Anda, bahwa beras-beras lokal Indonesia sejatinya merupakan beras pecah kulit yang masih mengandung banyak serat, vitaman B6, vitamin B12, protein, dan rendah gula?

Ada banyak warisan resep tradisional Indonesia yang menggunakan paduan beras pecah kulit sebagai syarat utama pasangan harmonisnya. Katakan saja untuk resep Asam Padeh Pariaman, akan terasa klop bila kita menyantapnya bersama beras pera Anak Daro Solok. Untuk membuat resep Bubur Lemu, beras Mentuk Susu paling cocok digunakan. Akan terasa janggal bila kita memasak nasi goreng Jawa menggunakan beras yang memiliki kekenyalan tinggi dan pulen bukan?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *