Ancaman Sesar Di Jantung Bandung Bagian 2

Dengan peta itu, Mudrik memeriksa kondisi lapangan untuk mengetahui aktivitas Sesar Lembang. ”Bukti sesar itu aktif, ada pergeseran sungai, ada pergeseran morfologi, dan dinding terjal sesar,” katanya di acara Rembug Lini (Gempa) di Tatar Bandung, di gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung, dua pekan lalu.

Morfologi sesar yang dapat teramati dengan jelas adalah kelurusan lembah, gawir atau dinding terjal sesar, bukit tergeser, sungai terpancung, dan pergeseran sungai. Mudrik lantas membagi Sesar Lembang menjadi enam segmen, yaitu Cimeta, Cipogor, Cihideung, Gunung Batu, Cikapundung, dan Batu Lonceng. Di wilayah itu, kecepatan geser geologi sesar berkisar 3,5-5 milimeter per tahun. Awalnya Mudrik tak yakin Sesar Lembang aktif.

Namun bukti di lapangan menjungkalkan perkiraannya. Sejumlah sungai, seperti Cibeureum, Cihideung, Cipaganti, dan Cisungapan, ternyata terpotong jalur sesar. ”Sungai di sekitar jalur Sesar Lembang ada yang tergeser ke kiri. Itu menunjukkan sesar geser sinistral atau geser kiri,” ujarnya. Eko Yulianto, Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Bandung, juga tertarik meneliti Sesar Lembang.

Eko lantas membuat parit di belakang perumahan Graha Puspa di dekat belokan Jalan Sersan Bajuri, Cihideung. Panjangnya 10 meter. ”Di sana ada apartemen yang tepat berdiri di jalur sesar,” kata Eko. Ada empat jejak gempa di galian itu, dua di antaranya menunjukkan pergeseran sesar secara vertikal.

Ancaman Sesar Di Jantung Bandung

JEJAK patahan bumi tergambar jelas di Gunung Batu, Lembang, Jawa Barat. Kontur tebingnya mirip dinding besar yang mencu at tegak dan kokoh. Sesar Lembang begitu patahan ini dikenal membujur dari timur ke barat sepanjang 29 kilometer. Sempat dianggap pasif, patahan yang terentang dari jalan tol Padalarang hingga kawasan barat di Gunung Manglayang ini menyimpan potensi ancaman serius bagi kawasan Lembang dan Cekungan Bandung, yang dihuni sekitar 3 juta jiwa.

Sesar dalam bahasa Inggris disebut fault merupakan retakan di kerak bumi yang mengalami pergeseran atau pergerakan. Dikenal tiga jenis sesar: sesar normal (normal fault), sesar naik (reverse fault), dan sesar geser mendatar (strike-slip fault). Sesar dinyatakan aktif jika ada pergerakan dalam kurun 10 ribu tahun. Dalam sejarah kegempaan, pernah terjadi empat kali gempa di Sesar Lembang, yakni 2.000 tahun lalu, 500 tahun silam, 13 tahun lalu pada 11 Juli 2003, dan terakhir pada 22 Juli 2011.

Untuk dua gempa terakhir, kekuatannya relatif kecil, yakni magnitudo 4,2 dan 3,4. Untuk membuktikan Sesar Lembang tergolong aktif, Mudrik Rahmawan Daryono, peneliti di Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bandung, pernah memetakan patahan ini. Ia memakai Light Detecting and Ranging (LiDAR) dengan resolusi atau kedekatan jarak pencitraan 90 sentimeter dan Interroferrometry Scanning and Interoferometric Resolution Synthetic Aperture Radar (IFSAR) empat meter.

Fokus dalam Desain

Desain, desain dan desain, demikian kata-kata yang sering terlontar dari petinggi OPPP saat menjabar kan smartphone terbarunya, N3 dan R5, dalam acara peluncuran kedua smartphone tersebut di Mari na Bay Sands, Singapura, Rabu (29/10) lalu. “Kami percaya bahwa dengan menciptakan produk yang memiliki desain yang bagus dan menarik, orang akan tertarik untuk membeli produk tersebut,” kata Sky Li, General Manager OPPO pun teringat mendiang Steve Jobs, bos Apple pertama, saat aktif mengembangkan produk Apple.

Baca juga : harga iphone

Bagaimana dia begitu fokus dalam menerapkan desain yang bagus pada perangkatnya tersebut. Bisa jadi petinggi OPPO menyerap filosofi Steve Jobs untuk diterapkan pada produknya. Tak ada salahnya. Dan rasanya perlu bagi setiap pengembang produk untuk peduli pada faktor desain. Kombinasi desain dengan tampilan modern dan inovasi diusung oleh OPPO pada produk-produknya termasuk N3 dan R5 ini.

Bahkan demi mencapai misi tersebut OPPO merekrut banyak karyawan muda yang memiliki kreativitas dan inovasi tinggi. “Dengan cara merekrut banyak karyawan yang muda, OPPO berusaha untuk membuat produk yang mencampurkan nuansa elegan dengan tampilan lebih stylish yang terwujud dari semangat muda,” ujar Sky Li. Dia pun memperkenalkan beberapa karyawan mudanya dalam sesi wawancara. Memanjakan pencinta selfie Keunggulan yang ditawarkan oleh OPPO N3 ini terletak pada kamera putarnya (smart rotation camera).

Anda cukup menggesar pada layar dan kamera pun dapat bergerak 206 derajat. Feature ini menjadi kabar gembira bagi mereka yang gemar berselfie-ria. Apalagi kemampuan kameranya sudah mencapai 16 megapiksel yang akan memberikan hasil foto lebih detail. Di samping itu untuk meningkatkan fasilitas kameranya OPPO menyertakan juga feature free-stop dan multiangle shooting.

OPPO N3 yang memiliki layar 5.5 inci dan RAM sebesar 2G menyematkan prosesor Quallcom Snapdragon 801 dengan CPU Quad-core 2.3 GHz Krait 400. Smartphone ini pun dilengkapi dengan charger mini VOOC yang diklaim dapat memberikan kecepatan charging 75 persern hanya dalam waktu 30 menit. OPPO N3 yang dibanderol US$ 649 rencananya akan beredar di pasar Indonesia akhir Desember. Tertipis Smartphone kedua yang dirilis OPPO adalah R5.

Dengan ketebalan 4.85mm OPPO mengklaim bahwa smartphone tersebut merupakan yang tertipis di dunia. “Kami memakai teknik manufaktur pemotongan terbaik untuk membuat smartphone yang nyaman pada genggaman tangan. Frame-nya ditempa hingga sembilan kali, setelah itu proses finishing-nya dilakukan dengan sentuhan tangan untuk memberikan efek kemilau yang sempurna dan emosi,” kata Sky Li, General Manager OPPO.

R5 yang dilengkapi dengan octa-core Qualcomm MSM8939 dan layar AMOLED 5.2 inci dipatok dengan harga US$ 499 dan rencananya akan beredar di tanah air pada akhir November. Dalam wawancara tersingkap rencana bahwa OPPO akan membangun pabriknya di Indonesia. Potensi pasar yang demikian besar dan terus berkembang menjadi alasan OPPO mendirikan pabriknya di tanah air.

Disarankan Dcc

sat-jakarta.com – Cerita Bhara Mariska (35) agak berbeda. Karyawati ini awalnya tertarik untuk melakukan persalinan lotus. “Namun setelah saya berkonsultasi pada dokter ternyata dokter tidak mendukung. Menurut dokter, lotus birth dapat meningkatkan risiko infeksi pada bayi, apalagi plasenta kan jaringan terbuka yang sa ngat rentan terkena infeksi.” Mariska pun mencari se cond opinion pada seorang bidan. Ternyata pendapat sang bidan senada dengan dokter. Intinya persalin an lotus dapat berisiko.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di Jakarta

Pada saat itulah, sang bidan memberikan informasi mengenai Delayed Cord Clamping (DCC). Tali pusat yang biasanya langsung dipotong begitu bayi dilahirkan, pada teknik DCC, tidak langsung dipotong. ”Setelah me ngetahui hal itu dan mendapat restu suami, de ngan mantap saya memi lih water birth dengan DCC.” Di hari H karena tidak berhasil menemukan rumah sakit dan klinik bersalin yang dapat memfasilitasi water birth, akhir nya Mariska memutuskan bersalin di rumah. “Sebe lumnya saya konsultasi de ngan bidan berpengalam an yang siap menolong persalinan di rumah.”

Sayang, cita-cita water birth tidak kesampaian. Karena sewaktu menyiapkan air mineral untuk kolam yang sudah disiapkan, si bayi keburu lahir padahal bidan belum tiba. “Jadi proses persalinan anakku, Mahadevi Sarasvati, hanya dibantu suami. Untung suamiku rajin baca dan sigap, sehingga walau belum pengalaman bisa diandalkan. Buktinya setelah si kecil lahir, dia langsung meletakkannya di dadaku, saat plasenta keluar langsung dibungkusnya.”

Baru, lanjutnya, setelah bidan tiba, si kecil dimandikan. Setelah 6 jam kemudian, tali pusat yang meng hubungkan plasenta dan bayi dipotong dengan cara dibakar oleh bidan. Plasenta yang telah dipisahkan dari bayi, lanjut Mariska, dibawa oleh bidan ke rumahnya untuk diproses menjadi kapsul dengan cara dimasak terlebih dahulu.

“Memang untuk hal satu ini belum familiar dan belum ada penelitian ilmiahnya. Tapi dari bukti yang saya rasakan sendiri, setelah mengonsumsi pil plasenta setiap hari, badan ini menjadi segar. Walau begadang karena mengurus si kecil, siang harinya saya tetap fit, tidak mengantuk, tidak lemas. Saya juga tidak menga lami anemia, seperti saat menyusui anak pertama. Bahkan HB saya normal, begitu juga dengan tekanan darah.”

Siap Antisipasi Risiko

Penundaan pemotongan tali pusat bayi (DCC) pun dilakukan drg. Vegi Eridani (34). “DCC ini sudah diakui dan di sarankan oleh WHO, jadi pada anak pertama saya melakukan DCC,” ujar Vegi. Sementara untuk anak kedua yang tengah dikandungnya, ia mantap memilih lotus birth. “Soal risiko, semua tindakan medis pasti ada risiko nya,” papar Vegi yang sekarang ini tengah menghitung hari untuk melakukan persalinan lotus birth.

Masih menurut Vegi, sebelum menjalakan lotus birth, setiap ibu perlu melakukan persiapan, termasuk persiapan mental, siap akan risiko, dan siap mencegah supaya risiko tidak terjadi. Ibu juga perlu tahu apa yang harus diperbuat bilamana hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Tart Ruwok Cheese ala Catering Pernikahan Jakarta

Craftoflove.id – Tart Ruwok Cheese ala Catering Pernikahan Jakarta

Bahan: 2 bks susu kental manis putih 150 ml air 1 sdm margarin 100 gr krim keju 4 bh kuning telur 2 sdm tepung terigu protein sedang 1/4 sdt garam

Bahan Putih Telur: 4 bh putih telur 2 sdm gula pasir halus 1 sdt tepung maizena 1/2 sdt vanilla essence

Bahan Taburan: 50 gr keju cheddar, parut 50 gr mixfruit

Baca juga : rebornmind.org

Cara Membuat: 1. Panaskan susu kental manis, air, margarin dan krim keju sambil diaduk sampai larut. 2. Tambahkan kuning telur ke dalam campuran susu kental manis. Aduk rata. Masukkan tepung terigu dan garam. Aduk rata. Saring. 3. Tuangkan ke dalam pinggan tahan panas diameter 18 cm yang sudah diolesi margarin. Letakkan pinggan tahan panas di dalam loyang yang berisi air. Oven menggunakan api bawah suhu 180 derajat Celsius dalam waktu selama 25 menit.

  1. Putih telur, kocok putih telur sampai setengah mengembang. Tambahkan gula halus sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang. 5. Tambahkan maizena dan pasta vanilla sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan. 6. Tuangkan kocokan putih telur di atas adonan kue. Taburkan mixfruit dan keju. Oven menggunakan api bawah suhu 180 derajat Celsius dalam waktu selama 15 menit.

Baca juga : revogayahidup.com

Weci Bayam

Bahan: 150 gr tepung terigu protein sedang 1 sdm tepung beras 1/4 sdt merica bubuk 1 sdt garam 200 ml air 1 ikat bayam, siangi 2 bh wortel, iris korek api 100 gr taoge 1 btg daun bawang, iris

Bumbu Halus: 4 siung bawang merah 2 siung bawang putih 1 sdt ketumbar

Cara Membuat: 1. Aduk rata tepung terigu, tepung beras, merica bubuk, dan garam. Tambahkan bumbu halus dan air sedikit-sedikit sambil diaduk rata. 2. Campur bayam, wortel, dan taoge sampai rata. 3. Masukkan ke dalam campuran tepung. Aduk rata. 4. Panaskan sendok sayur di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang. 5. Tuang adonan sayur ke dalam sendok sayur. Goreng sampai kecokelatan. Lepaskan dari sendok sayur. Goreng sampai matang.

 

Nasi Pecel Mbak Ira Khas Madiun

Bagi Sajiers yang merindukan masakan kampung halaman, khususnya Madiun, kini tak perlu lagi jauh-jauh ke kota aslinya. Di Margonda tersedia 2 cabang Nasi Pecel Mbak Ira Khas Madiun. Cabang pertamanya di depan Dmall Depok dan cabang keduanya di dekat Stasiun Universitas Indonesia. Nasi pecel ini sangat terkenal bagi warga Depok. Cita rasa yang khas hadir dari bumbu kacangnya yang selalu berhasil membuat pengunjung datang lagi dan lagi.

Baca juga : Catering Jakarta Selatan

Tak hanya itu, ragam lauk tambahan untuk menemani nasi pecelnya bisa dikatakan sebagai nilai tambah dari rumah makan ini. Di antaranya ayam goreng, empal, paru, bandeng presto, ati ampela, telur dadar, dan telur asin. Harganya mulai Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu. Seporsi nasi pecel harganya Rp 12 ribu, dengan porsi yang mengenyangkan. Jl. Margonda Raya No. 31D, Beji, Depok Tlp: 021 7863060 “Biasanya pengunjung pesan nasi pecel dengan tambahan paru, tempe mendoan, dan rempeyek,” kata Alviah Nuraeni, staf Nasi Pecel Mbak Ira Khas Madiun.

Di sini juga tersedia nasi urap yang hanya tersedia 10 porsi per hari. Jadi, bagi Sajiers yang penasaran ingin mencoba nasi urap, disarankan untuk datang di pagi hari. Nasi Pecel Mbak Ira Khas Madiun bisa dikunjungi mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. Jika Sajiers tak sempat melintas ke Margonda, bisa mencoba datang ke cabang lainnya di beberapa lokasi, seperti di Siliwangi, Cilandak, Cibubur, dan Cikeas. Selamat mengobati rindu masakan kampung halaman!

Menu Menyeramkan Yang Serba Segar

Mendengar kata pocong, selalu identik dengan hal yang menyeramkan. Namun apa jadinya bila pocong dijadikan nama sebuah kedai? Bahkan, teman-teman si pocong pun turut dijadikan nama-nama dalam daftar menu. Apakah Sajiers masih berani datang mencoba? Sebenarnya, Es Pocong telah lama ada di kawasan Margonda untuk memanjakan lidah warga Depok. Harga tiap menunya yang terjangkau serta konsep yang unik, jadi poin utama kedai ini.

Menu menarik yang ditawarkan di antaranya black magic (moca, soda susu), jalang kung (jambu, soda, susu), sundel bolong (strawberry, soda, susu), setan brekele (lychee, soda, susu), hantu laut (sirsak, soda, susu), kolor ijo (melon, soda, susu), setan marah (pisang susu, soda), dan green goblin (jeruk nipis, soda). Oh ya, Es Pocong juga baru saja mengeluarkan menu terbaru yang terasa lebih kekinian, seperti marshmallow blue, cheese chocochip, tanggo waffle, durian, oreo, dan original. Sajiers bisa mencoba marshmallow blue, yang jadi primadona di sini.

Menu ini memadukan bubur sumsum, pisang ijo, dan moci yang disiram sirop cocopandan dengan taburan marshmallow dan selai blueberry sebagai toppingnya. Penampilannya sungguh menggoda. Harga per porsinya hanya Rp 10 ribu. Bagi Sajiers yang ingin sekadar menikmati camilan, bisa juga memesan berbagai menu ringan. Terdapat roti bakar carribbean, black carribbean, spicy blue, purple cheese, mi ronggeng, ayam pelet, dan mendoan i-blish. “Pengunjung paling banyak pesan menu marshmallow blue, jalang kung, sundel bolong, dan mendoan i-blish,” kata Ega, satf Es Pocong. Buka setiap hari, kedai Es Pocong melayani pengunjung pukul 10.00-22.00 WIB.

Moncer di Dunia Film

REZA Rahadian, 29 tahun, mengukir prestasi ciamik pada 2016. Dari enam flmnya yang tayang di bioskop, dua di antaranya masuk daftar flm terlaris sepanjang masa. My Stupid Boss berada di peringkat keenam dengan 3 juta penonton dan Rudy Habibie di urutan kesebelas dengan 2 juta penonton.

Bahkan flm Reza sebelumnya, Habibie & Ainun (2012), berada di peringkat ketiga dengan 4,4 juta penonton. Film ini hanya kalah oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (6 juta) dan Laskar Pelangi (4,6 juta). Ia juga menuai pujian ketika tampil dalam pementasan Bunga Penutup Abad, yang diangkat dari karya Pramoedya Ananta Toer, Agustus 2016.

Tempat Wisata yang Wajib di Munich

Michaelkirche (Church of St. Michael)

Michaelkirche terletak tak jauh dari Marienplatz dan dikenal sebagai gereja pertama yang bergaya arsitektur Renaisans di Jerman. Gereja ini baru mengalami proses renovasi yang panjang. Baru sekitar akhir tahun 2013 renovasi ini selesai. Tampak depan gereja ini tidak mencerminkan kemegahan dari interior di dalamnya. Jika anda memasuki gereja ini, Anda akan disajikan dengan kemegahan bangunan dengan detail-detail indah yang didominasi oleh warna putih.

Baca juga : harga genset Yanmar

Asamkirche (Church of St. Johann Nepomuk)

Asamkirche dibangun tahun 1733–1746 oleh 2 bersaudara Asam, Cosmas Damian Asam dan Egid Quirin Asam, sebagai gereja pribadi. Karena tuntutan publik, gereja ini akhirnya dibuka untuk umum. Dua bersaudara Asam juga dikenal sebagai seniman penting yang turut membentuk kota Munich. Tidak seperti gereja-gereja di Eropa umumnya yang berdiri di atas tanah yang luas, gereja ini hanya berdiri di atas tanah 22m x 8m.

Plafon gereja digambar langsung oleh Cosmas Damian Asam dan dianggap sebagai karya terbaiknya. Suasana interior gereja tidak terlalu terang, tapi ornamen mewah yang bernuansa keemasan akan membuat Anda tercengang. Keunikan lain dari gereja ini adalah bangunannya yang terintegrasi dengan bangunan-bangunan di sebelahnya yang tak lain adalah rumah salah satu Asam bersaudara.

Residenz

Di Odeonsplatz juga terdapat bangunan yang bernama Residenz. Kompleks bangunan ini dulunya merupakan istana dan hunian raja Munich. Tempat ini sekarang menjadi salah satu museum seni yang paling berarti di Eropa. Bangunan ini dibangun bertahap dalam waktu yang cukup lama, yaitu mulai dari tahun 1385an. Hal ini bisa dilihat melalui gaya bangunannya yang merupakan campuran berbagai gaya seperti gaya Rokoko, Renaisans dan Bbarok. Taman Hofgarten pada kompleks istana ini juga dapat dikunjungi oleh umum dan menjadi salah satu tempat bersantai penduduk Munich terutama di musim panas. Pada sisi gedung Residenz menuju Odeonsplatz, terdapat 2 patung singa yang dibuat dari perunggu. Menurut kepercayaan penduduk Munich, mereka yang memegang kedua kepala singa kecil akan mendapatkan keberuntungan.

UJUNG AMUK AMOKRANE

P ERLU untuk menghentikan amuk an Amokrane Sabet. Sete lah roboh diberondong ti mah panas, tubuh gempal at lima belas tembakan– — let pertarungan bebas itu masih menggeliat. Dor! Satu tembakan lagi membuat raga pria 46 tahun itu diam di tempat. ”Sangat brutal,” ujar Nyoman Sania, warga Banjar Tegal Gundul, Desa Adat Canggu, Kuta Utara, Bali, yang menyaksikan ”duel” itu, Senin siang pekan lalu. Warga negara Prancis itu tewas sekitar 20 meter di depan vilanya di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara. Setelah Amokrane tak bergerak, Sania bersama saksi lain menolong Brigadir Anak Agung Putu Sudiarta yang bersimbah darah. ”Pak polisinya sempoyongan,” kata pria 59 tahun itu. Menjadi korban amukan Amokrane, Sudiarta mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit BaliMed, Denpasar. Sudiarta, anggota Kepolisian Sektor Kuta Utara, terjatuh ke dalam got ketika menghindari kejaran Amokrane. Petarung mixed martial arts itu delapan kali menghunjamkan badik ke leher Sudiarta. Polisi lain dari Brigade Mobil Kepolisian Daerah Bali sempat melepaskan tiga kali tembakan peringatan.

Namun Amokrane malah menantang polisi. Total ada 24 polisi yang mengepung Amokrane. Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto mengatakan polisi hendak menjemput Amokrane setelah menerima lebih dari 20 pengaduan tertulis. Di antaranya ada yang mengadukan Amokrane sering tak membayar ketika makan di kafe. Ia juga dilaporkan sering mengganggu pasangan suami-istri. ”Istrimu cantik, boleh saya pinjam?” ujar Sugeng menirukan ucapan Amokrane seperti tertulis dalam laporan. Polisi tiga kali melayangkan surat panggilan. Amokrane malah menyobeknya dan tak mau datang. Belakangan, polisi tahu izin tinggal pria dengan nama panggung Kiane itu kedaluwarsa sejak September tahun lalu. Karena itulah polisi menjemput Amokrane untuk diserahkan ke Imigrasi agar dideportasi

AGAR SAWIT RAMAH LINGKUNGAN

Kota-Bunga.net I NDONESIA di pintu masuk bagi pemerintah untuk mendorong perusa haan besar patuh pada standar yang mereka terapkan. Selain itu, kesepakatan IPOP bisa dimanfaatkan untuk mendorong Palm Oil Pledge (IPOP) semestinya bisa menja- – petani menjalankan praktek pertanian yang berkelanjutan. Tanpa langkah ini, ikhtiar mengembangkan industri minyak sawit yang ramah lingkungan hanya menjadi slogan. Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, memang sudah menerbitkan Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (ISPO) pada Maret 2011. Namun sejumlah negara Eropa dan Amerika Serikat masih belum mau menerima produk sawit dari Indonesia meski sudah dilengkapi sertifikasi dari ISPO. Mereka menilai sertifikasi ISPO—yang diharapkan menurunkan laju deforestasi—tak memiliki standar yang ketat. Untuk menanggapi situasi itu, pada September 2014, di New York, Amerika Serikat, empat perusahaan sawit, yakni Cargill, Asian Agri, Wilmar, dan Golden Agri, bersepakat menerapkan praktek usaha ramah lingkungan. Mereka berikrar tak lagi menerima pasokan kelapa sawit dari hutan lindung (high conservation value forest) dan lahan gambut (high carbon stock).

Belakangan, Musim Mas dan Astra Agro Lestari bergabung dalam kelompok Indonesia Palm Oil Pledge ini. Indonesia memang berkepentingan dengan sertifikasi pengelolaan sawit ramah lingkungan ini. Pada 2015, Indonesia memproduksi minyak kelapa sawit dan turunannya sebesar 32,5 juta ton— 80 persen di antaranya diekspor senilai US$ 18,64 miliar atau sekitar Rp 265 triliun. Eropa dan Amerika Serikat merupakan kawasan yang penting bagi Indonesia karena menyerap hampir 20 persen ekspor minyak sawit kita. terhadap PSSI. Cara pandang ini bukan tanpa dasar. Sebuah pemerintahan yang berniat membersihkan sepak bola dari suap dan pengaturan skor semestinya patut mendapat apresiasi lantaran sejalan dengan fair play, bagian fundamental dari sepak bola yang diperjuangkan FIFA. Apa pun sikap FIFA, pekerjaan terberat Presiden Jokowi tidak menyangkut federasi internasional itu, melainkan pada PSSI pasca-pencabutan pembekuan. Pergantian kepengurusan PSSI merupakan pekerjaan paling menentukan. Setelah Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti menjadi tersangka perkara korupsi dan kabur ke luar negeri, PSSI harus mengadakan kongres luar biasa (KLB). Menurut Statuta PSSI, selain karena ketua umum berhalangan tetap atau temporer, KLB bisa berlangsung apabila dikehendaki dua pertiga dari 108 anggota PSSI. Pada Selasa 3 Mei lalu, perwakilan 85 anggota PSSI—antara lain asosiasi provinsi, klub liga super, klub divisi utama, asosiasi pemain dan pelatih— menyerahkan surat permintaan KLB kepada PSSI. Jumlah 85 suara itu sudah memenuhi syarat KLB. Tiga bulan setelah permintaan diterima, PSSI wajib menggelar KLB. Apabila PSSI tidak bersedia, menurut Pasal 31 Statuta PSSI, anggota bisa mengadakan KLB sendiri. Kalau masih buntu juga, statuta itu mengatur ”anggota bisa meminta bantuan FIFA”. Artinya, KLB bisa digelar oleh anggota sendiri, FIFA hanya membantu apabila terjadi deadlock. Bukan berarti jalan menuju KLB semulus jalan tol. Barisan pendukung rezim lama PSSI rupanya tidak berpangku tangan. Sejumlah pengurus asosiasi provinsi yang pro-KLB mendadak diganti. Kaki tangan rezim lama itu berusaha mengurangi syarat dukungan agar KLB gagal digelar. Padahal reformasi semestinya dimulai dari KLB. Terpilihnya ketua umum dan 15 komite eksekutif baru akan menjadi modal awal perombakan besar PSSI. Tentu kelompok pro-KLB perlu melakukan seleksi superketat atas calon pemimpin mereka. Kalau barisan antireformasi berhasil menyusup, bukan tak mungkin rezim lama PSSI yang akan menikmati karpet merah yang digelar pemerintah.

Terkait dengan kesepakatan IPOP, Presiden Joko Widodo sebaiknya mempertimbangkan baik-baik saran dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Akhir Maret lalu, Komisi meminta Presiden membubarkan Indonesia Palm Oil Pledge. Komisi ini menilai IPOP cenderung menjadi kartel dan berpotensi menimbulkan persaingan tak sehat. Enam perusahaan itu juga sering menolak produk sawit petani. Presiden sebaiknya melihat persoalan ini dengan jernih. Ada persoalan sertifikasi ISPO dari Kementerian Pertanian yang belum diakui sejumlah negara tujuan ekspor minyak sawit Indonesia. Ada enam perusahaan yang berupaya meningkatkan pengolahan minyak sawit agar produk mereka bisa masuk ke negara-negara yang menetapkan standar tinggi. Karena itu, Presiden harus bisa menjadi wasit yang adil. Potensi praktek kartel, misalnya, dapat dicegah dengan mengawasi enam perusahaan besar itu agar tidak mempermainkan harga tandan buah segar. Pada saat yang sama, pemerintah juga harus mendorong dinas perkebunan di tingkat provinsi memperbaiki praktek pengolahan kebun sawit para petani—yang saat ini menguasai 4,4 juta hektare lahan sawit—yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Ada dana pungutan ekspor yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit yang bisa dipakai untuk kepentingan ini. Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 menyebutkan dana tersebut digunakan untuk mengembangkan perkebunan sawit berkelanjutan, termasuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani atas manfaat sawit yang ramah lingkungan. Dengan begitu, tak ada alasan bagi enam perusahaan tersebut untuk menolak produk minyak sawit petani.