Para Pengusung Inovasi Pertanian

“Menurut Sarsito Gaib Wahono, Kepala BBPOPT, acara ini bertujuan sebagai sarana tukar informasi OPT dan penanganannya melalui inovasi dan teknologi tinggi. “Ada 40 stan pameran dan 20 display lapang yang menyajikan informasi inovasi dan teknologi,” ujarnya. Siapa saja para pengusung inovasi itu?

PT Tritama Wirakarsa

Perusahaan ini menampilkan Nordox 56 WP dan Siapton 10L untuk paket padi. “Nordox dapat mengendalikan penyakit kresek,” kata Rahmad Zulkarnaen, pimpinan PT Tritama Wirakarsa. Aplikasinya dicampur dengan pupuk urea atau NPK. Nordox juga bermanfaat sebagai suplemen organik setelah tanaman terserang hama-penyakit. Sedangkan Siapton, menurut Alan Purnama W, berfungsi sebagai bioaktivator. “Siapton berfungsi sebagai antistres. Ketika tanaman terserang hama dan penyakit, tanaman tetap tahan, tidak stres,” kata Promosi Pemasaran PT Tritama Wirakarsa itu. Siapton akan memaksimalkan pertumbuhan tanaman sehingga produksi meningkat dan berkualitas.

PT Petrokimia Kayaku

M. Darmanto, Agronomis PT Petrokimia Kayaku menjelaskan, untuk mengendalikan gulma di daerah kekurangan air, perusahaan ini memberikan solusi dengan menyediakan herbisida Nominee 100 OF. Sedangkan untuk daerah beririgasi bagus, tersedia herbisida Kisan 10 WP. “Kisan diberikan sebelum gulma tumbuh, sedangkan Nominee itu kalau gulma sudah tumbuh,” katanya. Secara logika, Darmanto menambahkan, “Gulma itu kompetitor padi dalam mengambil sari-sari makanan dari tanah.” Dengan mengendalikan gulma, produksi padi akan meningkat.

PT Prosper Biotech Indonesia

Perusahaan asal Bandung, Jabar ini menampilkan Evagrow, pupuk organik buatan lokal. Agus Ruhianto, Marketing dan Agronomis PT Prosper Biotech Indonesia mengutarakan, Evagrow bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia sampai 100% karena menggunakan bahanbahan alami dan mengandung nutrisi. Kandungan bakteri baik seperti Azotobacter sp. dapat meningkatkan nitrogen bebas sehingga mampu meningkatkan kesuburan pada tanah. Agus mengklaim, penggunaan Evagrow mampu meningkatkan hasil panen organik 100% dan penurunan biaya pupuk kimia hingga 100%. Selain sebagai pembenah tanah, Evagrow juga bersifat antihama, seperti wereng dan penggerek batang

PT Dupont Indonesia

Perusahaan multinasional berbasis di Jakarta ini menawarkan produk baru Acapela System. Fungsida ini memiliki tiga keunggulan, yaitu mampu mengendalikan berbagai macam penyakit, seperti blas dan hawar daun pelepah, membuat daun bendera lebih hijau dan sehat, serta mengoptimalkan pembentukan malai sehingga lebih banyak malai produktif. Fungisida sistemik ini mengandung bahan aktif pikoksistrobin dan siprokonasol. Aplikasi Acapela System pada umur 45 atau 50 HST untuk melindungi pembentukan malai dan umur 55 atau 60 HST untuk mengoptimalkan pengisian malai.

PT Syngenta Indonesia

Perusahaan ini menyajikan teknologi terintegrasi untuk pertumbuhan padi optimal, di antaranya Amistartop 325 SC. Produk ini adalah fungisida sistemik dan sebagai zat pengatur tumbuh berbentuk perekatan yang larut dalam air. Selain mengendalikan penyakit, fungisida ini berperan besar dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, menaikkan hasil dan kualitas panen. Ada juga produk baru bernama Armure, fungisida yang berfungsi menjaga daun bendera tetap hijau sampai panen sehingga pengisian malai akan maksimal. Pengisian gabah yang tidak maksimal menyebabkan gabah kopong lebih banyak dan gabah mudah pecah saat dipanen. Penggunaan Armure menghasilkan kenaikan hasil panen 7%-11%. Atau tambahan kenaikan sekitar 0,5 ton/ha.

PT Rainbow Agroscience

Hadir di Indonesia sejak 2012, perusahaan yang dikenal sebagai eksportir bahan aktif pestisida nomor wahid di Tiongkok sudah mengantongi izin edar lebih dari 100 merek. Sebagai produsen bahan aktif, perusahaan ini sudah memiliki produk pestisida yang sangat lengkap untuk perlindungan hama penyakit pada berbagai tanaman. Sekitar 6 bulan lalu masuk ke pasar bebas pestisida Indonesia. “Tahap awal kami masih memasarkan pestisida dengan berbagai formulasi, selanjutnya akan fokus pada formulasi WG dan SG yang merupakan spesialisasi kami dan memegang paten internasionalnya,” ungkap Mardianto, Senior Advisor PT Rainbow Agrosciences. Formulasi WG dan SG memiliki kelebihan mampu membuat bahan aktif lebih stabil, biayanya lebih murah, dan tidak bisa dipalsukan. Selain itu, PT Rainbow Agrosciences telah mampu meningkatkan kemurnian bahan aktif dalam formulanya. Inovasi baru inilah yang dikenalkan dan diedukasikan kepada para petani.”

Inovasi Baru Tingkatkan Produksi Padi

Ketersediaan lahan produksi pangan yang makin menipis, sedangkan tuntutan kebutuhan pangan makin meninggi. Pemerintah pun berupaya mencanangkan swasem bada pangan dalam tiga tahun melalui upaya khusus (upsus) swasembada padi, jagung, dan kedelai (pajale). Kondisi ini mengharuskan seluruh pemangku kepentingan berpikir kreatif dan inovatif untuk menghasilkan pangan berkelanjutan, khususnya padi sebagai pangan pokok bangsa. Pada Pekan Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) ke-II di Jatisari, Karawang, Jabar, 23-29 Mei 2016, berbagai pihak menampilkan inovasi budidaya padi dengan produktivitas tinggi, seperti padi hazton dan padi salibu. Seperti apa bentuknya?

Padi Hazton

Menurut Anton Kammaruddin, Kepa la Seksi Tanaman Buah-buahan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar, padi hazton berangkat dari kegalauan produktivitas padi di Kalbar yang rendah, hanya 3 ton/ha. Jauh di bawah produktivitas nasional yang mencapai 5 ton/ha. “Banyak gulma dan hama keong mas.

Kunjungi : kota-bunga.net

Tanahnya marginal sehingga padi beranak saja susah. Kami punya ide hazton biar padi nggak perlu beranak, ditanam sekali sudah cukup. Kita berupaya membuat padi dalam satu rumpun itu indukan semua,” beber Anton. Metode hazton, ulasnya, adalah cara bertanam padi menggunakan bibit padat, sekitar 20-30 bibit per lubang tanam dan umur bibit relatif tua, berkisar 25-35 hari setelah tanam (HST). Sementara, umur panen padi lebih awal 15 hari dibandingkan budidaya konvensional. Sebelum disemai, imbuh Anton, seleksi benih berkualitas dengan cara merendam benih padi dalam larutan garam 3%. “Cari benih yang tenggelam. Rendam benih selama 24 jam, lalu peram 24 jam. Benih siap disemai. Ini untuk mengantisipasi OPT fungi (cendawan),” ujarnya. Benih 100-110 kg untuk lahan semai seluas 0,1 ha. Waktu semai selama 35 hari. Selanjutnya, 20 bibit harus dicabut sekaligus dan diikutkan tanahnya untuk menghindari stres. “Kalau bibit dicabut satu per satu, di tengahnya ada pembusukan karena mengalami stagnasi, di dalam tanaman tidak bisa berkembang,” ungkap Anton. Bibit padi kemudian ditanam dengan sistem jajar legowo 4:1 atau 2:1 untuk mengurangi kelembapan. Pemupukan dilakukan sesuai anjuran pada umumnya.

Karena padi hazton sangat rimbun, peluang serangan OPT sangat tinggi sehingga perlu pengamatan rutin. “Bila serangan sudah melampaui batas, lakukan pengendalian,” sarannya. Anton mewanti-wanti empat titik kritis yang harus diperhatikan dalam budidaya padi hazton. Pertama, jenis padi harus sesuai kondisi lahan dan benihnya bersertifikat. Kedua, persemaiannya harus jarang dan dirawat. Ketiga, cabut benih secara bergerombol dengan tanahnya dan tidak perlu dibersihkan agar tidak stres. Terakhir, tanam bibit sebanyak 20-30 batang per titik tanam. Franciscus Sains, Kepala Unit Protek si Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar menambahkan, keung gulan metode budidaya hazton ada lah produksinya meningkat. “Ada beberapa tempat yang gabah kering panennya mencapai 16 ton/ha,” katanya. Selain itu, mudah dalam penanaman, padi cepat beradaptasi dan tidak stres, tidak perlu penyulaman dan penyiangan, umur panen lebih cepat, mutu gabah tinggi dan bernas karena yang ditanam berupa tanaman induk, serta rendemen beras kepala juga tinggi. “Karena rimbun, gulma itu tidak tumbuh maka tidak ada penyiangan. Dan tanaman masaknya serentak, maka tidak ada bulir patah saat penggilingan,” tandasnya. Saat ini padi hazton telah dikembangkan di 24 provinsi seluas 49 ribu ha.

Padi Salibu

Teknologi padi salibu atau ratoon dimodifikasi, menurut Erdiman, peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar, memanfaatkan batang bawah padi setelah dipanen sebagai penghasil tunas atau anakan yang akan dipelihara. “Tunas ini berfungsi sebagai pengganti bibit pada sistem tanam pindah,” ujarnya. Panen padi salibu tidak terhingga sepanjang kondisi untuk salibu bisa dihadirkan. “Yang sudah kita coba di Sumbar, tanam sekali kita sudah panen 6 kali dalam 22 bulan. Lima kali panen musim kedua sampai musim keenam tanpa benih, tanpa olah tanah, tanpa tanam ulang. Cukup memanfaatkan tunas yang ada di bonggolnya,” terang Erdiman seraya memaparkan uji coba tiga musim dalam setahun menghasilkan 26 ton/ha. Dia menjelaskan, teknologi salibu memiliki banyak keunggulan, seperti hemat benih, hemat air, hemat biaya produksi dan tenaga kerja, ramah lingkungan serta meningkatkan hasil panen. “Biaya benih, upah tanam tidak ada lagi karena itu hemat biaya produksi sampai 60%-65%. Sedangkan kenaikan produksi mencapai 20%-25% dari tanaman induk,” ulasnya bangga. Erdiman memaparkan cara budidaya padi salibu. Padi salibu sebaiknya ditanam dengan sistem legowo.

Panen dilakukan 7-10 hari lebih awal daripada budidaya padi pada umumnya untuk menjaga kesegaran batang bawah. Tujuannya, agar tunas tumbuh dengan baik. “Setelah panen lakukan pembersihan gulma atau semprot herbisida kontak secara spot. Ini bertujuan menahan pertumbuhan gulma di awal pertumbuhan tunas,” urainya. Setelah panen, biarkan tanah dalam keadaan lembap. “Potong ulang batang sisa panen pada 7-10 HST setinggi 3-5 cm dari muka tanah. Seminggu kemudian tunas akan keluar hingga setinggi 5-7 cm baru diairi,” ujarnya. Pemupukan dilakukan pada umur 15- 20 hari setelah pemotongan diikuti penyiangan. Teknologi salibu sudah diaplikasi di Sumbar, Sumsel, Kaltara, Sulut, Jatim, dan Jateng. Tertarik mencoba?

Mencicipi Lezatnya Soto Daging Khas Kedai

Kreasi soto yang berbeda juga bisa Anda temukan di Kedai Soto Meruyungan. Soto bakar jadi andalan di kedai milik Bpk. Rudy ini. Jenis kuahnya tergolong soto betawi yang rempahnya kuat berwarna kemerahan. Kalau kita cicipi kuahnya, terasa pengaruh rempah masakan arab seperti jintan dan kapulaga.

Baca Juga: Mencicipi Soto Daging Sapi

“Bumbunya mirip kebuli karena kami juga menjual nasi goreng kebuli yang banyak sekali penggemarnya,” tutur pria keturunan Timur Tengah yang berasal dari Medan ini. Jadi sebelum dibakar di atas arang, daging diungkep di dalam bumbu kebuli.

Tak heran kalau dari jauh pun, aroma kebuli segera membahana menyertai aroma asap bakaran daging. Daging bakar langsung dicampur bersama kuah soto.

Saat bersatu dalam mangkuk, hasil pembakaran daging berempah ini mempengaruhi kuah soto jadi lebih harum. Sebagai pelengkap, Rudi menyediakan sepiring kecil emping nan renyah.

“Bumbu rempah pada daging bakar ini membuat kuah soto betawi semakin wangi,” jelasnya. Soto bakar merupakan menu yang ia temukan tanpa sengaja. Suatu hari ia menyantap sate daging sapi yang dihidangkan bersama soto tangkar.

“Wah, paduan keduanya enak sekali,” kenang Rudi. Pengalaman itulah yang ia gunakan sebagai modal untuk mewujudkan kedai soto betawi yang selalu ramai ini.

Selain soto bakar, Rudy juga menawarkan soto goreng. Harganya sama dengan soto bakar, sama-sama dibanderol Rp 25 ribu per porsi. Sebelum disajikan, daging soto digoreng sebentar di dalam minyak samin.

Lalu disajikan sama seperti soto bakar, yaitu bersama kuah dalam mangkuk. Rasanya luar biasa lezat, empuk, gurih, sekaligus harum.

SOTO DALAM MANGKUK GERABAH

Upaya lain untuk menampilkan soto dalam bentuk berbeda adalah lewat cara penyajian. Soto tidak disuguhkan di dalam mangkuk seperti yang dilakukan banyak penjual soto, tetapi di dalam gerabah. Untuk menguatkan perbedaan itu, sotonya pun kemudian diberi nama soto gerabah.

Kedai soto asal Solo, Jawa Tengah yang menjual soto gerabah ini, menggunakan piring, mangkuk, alas mangkuk, gelas, teko, hingga kendi yang terbuat dari tanah liat atau gerabah. Menyantapnya pun dengan sendok dari batok kelapa. Semua piranti ini didatangkan dari Solo karena ingin mengangkat soto dalam sosok baru dengan sentuhan tradisional Jawa yang kental.

“Sebelum keramik lebih dikenal, nenek moyang kita menggunakan gerabah sehingga patut dilestarikan,” jelas Etik. Dengan mengusung konsep serba gerabah, kedai soto ini berhasil melesat hingga ke luar Solo.

Cabangnya tersebar di beberapa kota, seperti Yogyakarta, Malang, hingga Tangerang. Di Tangerang, kedai Soto Gerabah dikelola Ibu Kristiani. Ia menawarkan dua macam varian soto yaitu soto ayam dan soto daging sapi. Penyajiannya khas soto ala Solo

Nasi tidak disajikan terpisah, tetapi langsung di dalam soto berkuah bening yang ringan. Isi sotonya seperti soto ayam lainnya berupa taburan kol, suwiran ayam kampung, soun, taoge, seledri, dan bawang goreng. Kuah soto diambil dari kaldu ayam kampung yang gurih.

Sedangkan soto daging hampir mirip soto ayam. Bedanya, soto daging menambahkan irisan tomat dan ayamnya diganti irisan daging sapi. Kuah sotonya terbuat dari kaldu sapi yang gurih sekali.

Harganya pun relatif terjangkau. Soto ayam dipatok Rp 13 ribu, dan soto daging dibanderol Rp 17 ribu. Nah, tertarik membuka usaha soto? Kreativitas mereka bisa jadi inspirasi. Baik cara olah, cara saji, hingga piranti saji pun bisa digunakan sebagai daya tarik untuk memikat pembeli. Selamat mencoba.

 

Mencicipi Nikmatnya Soto Daging Sapi Kuah Lezat

Di Indonesia, hidangan berkuah gurih tak pernah miskin penggemar sama halnya dengan kuliner nasi dalam box, karena selain bakso dan mi ayam, favorit lainnya adalah soto. Itulah sebabnya usaha soto terus dilirik dan diminati pelaku usaha.

Meski berasal dari hidangan tradisional yang punya resep pakem sesuai daerah asalnya, jika jeli, hidangan soto nyatanya bisa beradu kreativitas. Sentuhan kreatif membuat usaha soto bisa berkompetisi dan meroket di tengah kedai-kedai legendaris para pendahulunya dan hal ini juga tidak terlepas karena catering service Jakarta.

Siapa bilang soto yang enak dan laris dijual hanya yang klasik? Buktinya banyak para penjual soto yang memberi sentuhan tambahan, malah laris manis dan bisa Anda pesan di catering kantor Jakarta.

Jangan salah, sentuhan tambahan ini penting kalau Anda ingin membuka usaha yang sudah banyak dibuka orang. Untuk mengembangkan soto agar tampil berbeda dengan para penjual lain, tak perlu berpikir keras sebetulnya. Hanya dengan mengutakatik isi soto atau mengubah sedikit tampilannya, sudah tercipta soto menggiurkan yang bisa menarik perhatian pembeli

Soto Oseng Daging di Tanggerang

Sentuhan kecil seperti yang disebutkan di atas dialakukan oleh Ida Rosida, pemilik kedai Soto H. Mamat di Tangerang. Ia mempopulerkan sajian soto dengan cara mengoseng dagingnya sehingga soto buatannya dikenal dengan sebutan soto oseng.

Di kedai ini, Ida menawarkan jenis soto oseng yang berakar dari jenis soto betawi, namun irisan daging, kikil, dan usus sapi tidak disajikan bersama kuah, melainkan dipisah.

Sebelum disajikan daging yang sudah dimasak di dalam kaldu berbumbu soto ini, diolah kembali dengan cara ditumis di wajan terpisah. Penumisan ini dilakukan ketika pembeli memesan. Dalam tumisannya, ia memadukan irisan tomat dan cabai rawit hijau.

Terbayang sudah kesegarannya. Sebagai sentuhan terakhir Ida menaburi bawang goreng. Nah, racikan ini yang disajikan di atas piring kepada pembeli. Kuah soto disandingkan tepisah. Kuahnya tersedia dalam 2 macam pilihan, yaitu kaldu santan berwarna putih, dan kaldu bening tanpa santan. Agar lebih mantap, Ida menyediakan sambal, emping, dan acar sebagai pelengkap.

Soto dijual Rp 25 ribu per mangkuk, atau Rp 30 ribu bersama nasi. Porsinya cukup besar, lo. Bisa untuk disantap berdua. Berkat kreativitasnya ini, Ida berhasil mengembangkan kedainya hingga 6 cabang di kawasan Tangerang.

SOTO BOGOR BERBUMBU RICA-RICA

Terobosan baru penyajian soto juga bisa ditemukan di Rumah Makan Soto Rahayu di Bogor. Untuk pertama kalinya paduan rica-rica disajikan dalam versi soto kuning Bogor. Namanya soto rica-rica.

Soto ini menawarkan daging sapi yang dimasak dengan bumbu rica pedas. Dagingnya seolah tenggelam dalam timbunan cabai merah pedas. Tentu belum pantas disebut soto jika belum tampil bersama kuah. Di sini pun ditawarkan dua jenis kuah yaitu kuah yaitu kaldu bening dan kuah soto santan kuning khas Bogor yang disajikan dalam mangkuk terpisah.

Soto yang cocok bagi penggemar rasa pedas ini dibanderol Rp 30 ribu per porsi. Selain soto rica-rica, Bpk. Jalal, pengelola tempat ini juga menawarkan jenis soto lain yang bisa dipilih pembeli. Pilihannya antara lain soto oseng dan soto goreng. Soto oseng versi rumah makan yang berdiri 8 bulan lalu ini, menggunakan bumbu lebih beragam.

Tak hanya rawit hijau, namun ia menambahkan bawang bombay, daun bawang, dan kecap manis. Warnanya lebih gelap dan rasanya manis pedas akibat pemakaiankecap manis dan cabai rawit.

Sama seperti soto rica-rica, soto ini pun disajikan dengan 2 pilihan kuah, yaitu kuah santan kuning khas soto Bogor atau kuah bening. Sementara soto gorengnya ditawarkan dengan isian lebih variatif karena selain dagingnya, bagian jeroan sapi seperti kikil, dan paru bisa dipilih pembeli.

Isian soto ini punya ciri khas yaitu digoreng hingga berkulit lalu disajikan hanya bersama kuah bening. Kelezatan soto goreng dan oseng bisa ditebus dengan harga masing-masing Rp 25 ribu per porsi.

 

Spacex Orbitkan Satelit Merah Putih

Satelit Merah Putih milik PT Telkom Indonesia meluncur mulus dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Air Force Station, Amerika Serikat, kemarin. Satelit yang dilengkapi 60 transponder C-band ini memiliki berat 5.800 kilogram. Nantinya, Merah Putih akan melayani komunikasi untuk wilayah Indonesia dan India. Sekitar 50 menit setelah diluncurkan, sinyal satelit terdeteksi.

“Sekarang dalam proses menuju orbit 108 BT. Memakan waktu sekitar 11 hari,” kata Direktur Penataan Sumber Daya Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemkominfo, Denny Setiawan, saat dihubungi Tempo, kemarin. Salah satu misi satelit Merah Putih adalah memperbesar kapasitas transponder, dari 73 yang telah dimiliki Telkom dari satelit Telkom 2 dan Telkom 3S menjadi 133 transponder secara total. “Merah Putih memberi tambahan 60 transponder,” ujar Denny.

Merah Putih dibikin oleh Space Systems/Loral yang berbasis di sekitar platform SSL-1300, Palo Alto, California, Amerika Serikat. Satelit ini akan menempati orbit geostasioner di slot yang ditinggalkan satelit Telkom 1, yang sudah tak berfungsi, di 108 derajat Timur dan diharapkan setidaknya berfungsi selama 15 tahun. PT Telkom mengoperasikan armada komunikasi satelit terbesar di Indonesia. Armadanya saat ini terdiri atas satelit Telkom 2 dan Telkom 3S, masing-masing diluncurkan pada 2005 dan 2017. Adapun Telkom 1 mengalami kerusakan tahun lalu.

“Selain itu, misi lainnya adalah untuk mengamankan dan memaksimalkan filing satellite di slot orbit 108 BT yang sedang dalam masa suspensi di International Telecommunication Union sejak ditinggalkan Telkom 1 tahun lalu,” ucap Denny. “Juga untuk mendukung ekspansi bisnis internasional.” Untuk menaruh Merah Putih pada orbitnya, PT Telkom mempercayai perusahaan transportasi luar angkasa swasta asal Amerika Serikat, SpaceX, untuk membawanya dengan kendaraan Falcon 9. Peluncuran ini sekaligus menandai keberhasilan SpaceX memakai kembali rangkaian roket Block 5, yang telahdigunakanuntuk meluncurkan Bangabandhu-1 milik Bangladesh.

Lantas, apa alasan PT Telkom memakai jasa SpaceX atau Space Exploration Technologies Corporation yang didirikan oleh Elon Musk ini? “Secara reliability telah memenuhi persyaratan Telkom,” ujar Denny. “Kemudian, karena harga peluncuran yang lebih terjangkau. Selain itu, jadwal peluncuran sesuai dengan kebutuhan Telkom.” Director Wholesale & International Service PT Telkom Indonesia, Abdus Somad Arief, melalui akun Facebook membenarkan bahwa satelit Merah Putih telah sukses mengangkasa. “Ditandai dengan separasi satelit dari engine Stage-2 pada menit 32,” demikian penjelasan Abdus, kemarin.

Mandi Air dingin atau Air Panas ?

Cantiknsehat.com – Mandi adalah ritual yang wajib dan biasa kita lakukan setelah berolahraga. Tujuan utamanya adalah untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan keringat yang banyak keluar saat olahraga. Selain itu, mandi juga bermanfaat untuk melegakan otot-otot, mengurangi peradangan otot pascalatihan, bahkan meminimalisir terjadinya cedera. Karena manfaat itu, banyak pusat kebugaran yang menyediakan pilihan mandi air hangat atau air dingin.

Baca juga : cara menghilangkan pori pori bekas jerawat

Mau pilih yang mana? Tentu, setiap orang mempunyai selera yang berbeda-beda terkait pilihan air yang digunakan. ada yang lebih menyukai mandi dengan air hangat karena diklaim memberikan kelegaan. ada juga yang memilih air dingin karena dianggap membuat tubuh lebih segar. Meski anda berhak memilih berdasar selera, sebaiknya anda tetap mempertimbangkan beberapa manfaat dari mandi air dingin atau air hangat.

Baca juga : cara menghilangkan jerawat pasir di jidat

Mandi air dingin.

Mandi dengan air dingin akan membuat tubuh anda mengalami vasokonstriksi, yaitu suatu kondisi dimana pembuluh darah menyempit dan memberikan efek freeze bagi aliran darah. Kondisi ini akan menghambat peredaran darah sehingga tidak terjadi pembengkakan pada bagian yang nyeri atau cedera usai berlatih. air dingin juga dapat digunakan untuk mengurangi inflamasi (peradangan) pada otot dan sendi pascaolahraga. Saat berolahraga, otot dan sendi mendapatkan beban 5 – 6 kali dari beban aktivitas harian sehingga menimbulkan rasa pegal, muncul warna kemerahan, serta menyebabkan nyeri. air dingin akan meredakannya. Suhu air ideal yang direkomendasikan ialah 10 – 18 derajat Celcius selama 10 – 15 menit.

Baca juga : cara memutihkan bola mata

Mandi air hangat.

Berbeda dengan air dingin, saat menggunakan air hangat, tubuh anda akan mengalami vasodilatasi, kondisi saat pembuluh darah melebar sehingga peredaran darah ke seluruh tubuh maupun otot anda kembali ke kondisi normal. Penggunaan air hangat juga berfungsi memberikan kelegaan dan membuat tubuh lebih rileks akibat kelelahan usai berolahraga. Namun, air hangat tidak berguna untuk menghilangkan cedera saat latihan. air dinginlah yang mempercepat proses pemulihan cedera tersebut. Suhu air yang ideal untuk digunakan ialah 37 – 38 derajat Celcius selama 10-15 menit. Jangan mandi air hangat atau panas terlalu lama karena akan membuat kulit kering. Dari keterangan di atas, disimpulkan bahwa air dingin maupun air hangat sama-sama memiliki manfaat yang ideal bagi tubuh. Sesuaikan dengan kondisi tubuh serta manfaat yang ingin anda dapatkan. Sebagai catatan, manfaat mandi dengan kedua jenis air tersebut akan makin terasa jika anda teratur menggunakannya.

Padanan Aplikasi Resep Bagian 2

Menikmati plecing kangkung dan ayam rarang khas Lombok Timur akan terasa paripurna bila kita menikmatinya bersama beras merah pecah kulit asal Sembalun, Lombok. Dan menikmati resep Nasi Kabuli (bukan Kebuli) asal Kasunanan Cipta Gelar, Cisolok, Sukabumi akan terasa lebih nikmat bila kita menggunakan beras ungu burgundy (ada lo, beras warna ungu, bukan dicampur ubi ungu atau pewarna) milik mereka.

Tentu saja diperlukan pemahaman akan teknik memasak beras tersebut sehingga dapat menghasilkan konsistensi rasa dan tekstur yang sesuai. Tidak bisa kita samaratakan memasak beras-beras spesialti tersebut dengan teknik industri modern karena sebenarnya memasak adalah seni, sebuah intuisi ciptakarya yang akan paripurna bila terus diasah.

Padanan Aplikasi Resep

Bila mampu mengenali karakter beras Indonesia, kita juga akan mampu mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan juga bergizi. Memang, beras putih yang sekarang banyak beredar di pasaran memiliki indeks glikemik tinggi sehingga memicu naiknya kadar gula darah. Namun tahukah Anda, bahwa beras-beras lokal Indonesia sejatinya merupakan beras pecah kulit yang masih mengandung banyak serat, vitaman B6, vitamin B12, protein, dan rendah gula?

Ada banyak warisan resep tradisional Indonesia yang menggunakan paduan beras pecah kulit sebagai syarat utama pasangan harmonisnya. Katakan saja untuk resep Asam Padeh Pariaman, akan terasa klop bila kita menyantapnya bersama beras pera Anak Daro Solok. Untuk membuat resep Bubur Lemu, beras Mentuk Susu paling cocok digunakan. Akan terasa janggal bila kita memasak nasi goreng Jawa menggunakan beras yang memiliki kekenyalan tinggi dan pulen bukan?

Ragam Ekosistem Membentuk Rasa

Cratfoflove.idCatering Pernikahan Jakarta. Budaya agrikultur nenek moyang Indonesia yang pernah jaya membudidayakan padi sebagai produk adiluhur bangsa yang sarat filosofi budaya, keselarasan dengan alam dan konsep keberlanjutan, serta keanekaragaman hayati perlu kita cermati kembali. Tidak mudah bagi para petani untuk terus membudidayakan varietas padi lokal di tengah gempuran teknologi modern pertanian yang menguasai lini benih, pupuk kimia, dan obat-obatan pembasmi KDPD.

Baca juga : rebornmind.org

Ditambah lagi dengan perubahan ekosistem yang menyebabkan ketidakseimbangan habitat. Biasanya komunitas komunitas adat dan para petani bertanggung jawab yang tersebar di pedalaman Aceh sampai Papua membudidayakan tumbuhan padi yang bukan sekedar menjadi sebuah komoditas beras semata, tapi lebih kepada sebuah pernyataan sikap mereka. Tanpa pestisida. Tanpa pupuk kimia. Ada banyak tanaman padi yang ditanam di kondisi geografis yang berbeda.

Baca juga : revogayahidup.com

Varian ketinggian, mulai dari padi pantai, sawah, rawa, ladang (tidak membutuhkan irigasi, hanya mengandalkan air hujan), bahkan padi yang ditanam di dataran tinggi, biasanya di atas ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Tumbuhan padi ini memiliki penampilan fisik yang berbeda dengan masa tanam yang bervariasi dari 3 bulan sampai 9 bulan.

Dari padi-padi inilah, teruwujud aneka jenis beras dengan tekstur, warna, ukuran bulir, aroma, dan tingkat kepulenan yang berbeda. Beberapa beras beras tersebut biasanya hanya mampu dihasilkan oleh daerah daerah tertentu saja, bila benih padinya dibawa dan ditanam di daerah lain, belum tentu akan menghasilkan citarasa yang sama atau bahkan tidak tumbuh sama sekali.

Konsep inilah yang seringkali disebut sebagai konsep rasa rasa berdasarkan wilayah (teritori rasa), karena karunia alam tidak akan mungkin bisa ditiru bahkan oleh rekayasa teknologi canggih masa kini. Inilah yang menyebabkan beras Anak Daro Simancung Sumatera Barat memiliki tekstur pera tidak pulen dengan kekenyalan yang sedang, sedangkan beras Mentik Susu Magelang memiliki tingkat kepulenan yang tinggi dengan rasa gurih manis yang dominan.

Beras Adan Krayan Hitam Burai Kalimantan Timur juga memiliki keunggulan tersendiri, dengan tekstur pulen walau ia beras hitam dengan kekenyalan yang tinggi. Tidak heran beras Adan Krayan telah sukses mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis yang diakui secara internasional karena selain adanya supremasi rasa, teknik budidaya yang masih dipraktikan juga mirip mengacu pada teknik budidaya beras kuno zaman dinasti-dinasti di Cina pada abad sebelum Masehi.

Warisan Budaya Beras di Indonesia

Stoica.id Catering Sehat Jakarta. Beras adalah kebutuhan. Komoditas penting bangsa Indonesia. Bahkan sekarang ini banyak orang bilang, tanpa makan beras, tidaklah kenyang! Apakah benar demikian? Bagaimana sebenarnya beras tumbuh menjadi sebuah polemik yang membangun dinamika rasa di Indonesia?

Sebenarnya, tumbuhan padi bukanlah tumbuhan asli Indonesia, melainkan asli Cina. Penyebarannya bisa sampai ke Amerika Utara, Eropa dan Asia Barat lewat jalur perang dan perdagangan. Beras juga diperkenalkan lewat jalur perdagangan Afrika-India kemudian sampai ke Indonesia mulai pada abad ke-9. Mulai saat itulah budidaya beras dimulai.

Berkat adaptasi alam yang berlangsung selama ribuan tahun itulah, muncul banyak variasi benih padi unggulan di Indonesia. Kalau sekarang, kita lebih banyak melihat tumbuhan padi yang pendek ukurannya, bahkan hanya sebatas paha orang dewasa, beras jaman dahulu ada yang memiliki ketinggian melebihi 2 meter.

Bila kita hanya sempat mengenal padi irigasi yang membutuhkan begitu banyak aliran air untuk hidup, ternyata ada juga varietas beras di Indonesia yang mampu hidup di air pasang surut, pinggir danau, tengah hutan, bahkan di daerah tandus sekalipun. Keanekaragaman alam dan ekosistem itulah yang membuat kekayaan citarasa beras di Indonesia. Alam melimpahkan karunianya kepada bangsa Indonesia dalam bentuk keanekaragaman pangan, dan siapakah kita manusia yang mencoba menyederhanakannya?

Mengenal Benih Padi

Yang dinamakan varietas padi lokal Indonesia berasal dari muasal benih yang biasanya sudah lama teruji tumbuh di alam tanpa adanya banyak campur-tangan manusia atau rekayasa genetika. Biasanya para petani padi tidak harus membeli benih baru ketika ingin menanam baru, mereka hanya tinggal menyimpan benih-benih dari panen terdahulu dan hasil panennya tidak akan berubah drastis bila ditanam kembali.

Ada kalanya di zaman pertanian modern, banyak sekali petani dibuat tergantung oleh benih. Karena benih-benih tersebut sudah mengalami banyak rekayasa, sehingga hasil panen akan menurun drastis bila petani masih menggunakan benih dari sisa panen terdahulu. Ironis sekali, bukan? Nah, karena itulah, benih adalah denyut jantung kedigdayaan pangan. Siapa yang menguasai benih, ia akan menguasai dunia. Penting sekali untuk memahami konsep ini karena ketika kita membicarakan warisan budaya beras Indonesia, kita pasti akan bersinggungan dengan benih.