Padanan Aplikasi Resep Bagian 2

Menikmati plecing kangkung dan ayam rarang khas Lombok Timur akan terasa paripurna bila kita menikmatinya bersama beras merah pecah kulit asal Sembalun, Lombok. Dan menikmati resep Nasi Kabuli (bukan Kebuli) asal Kasunanan Cipta Gelar, Cisolok, Sukabumi akan terasa lebih nikmat bila kita menggunakan beras ungu burgundy (ada lo, beras warna ungu, bukan dicampur ubi ungu atau pewarna) milik mereka.

Tentu saja diperlukan pemahaman akan teknik memasak beras tersebut sehingga dapat menghasilkan konsistensi rasa dan tekstur yang sesuai. Tidak bisa kita samaratakan memasak beras-beras spesialti tersebut dengan teknik industri modern karena sebenarnya memasak adalah seni, sebuah intuisi ciptakarya yang akan paripurna bila terus diasah.

Padanan Aplikasi Resep

Bila mampu mengenali karakter beras Indonesia, kita juga akan mampu mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan juga bergizi. Memang, beras putih yang sekarang banyak beredar di pasaran memiliki indeks glikemik tinggi sehingga memicu naiknya kadar gula darah. Namun tahukah Anda, bahwa beras-beras lokal Indonesia sejatinya merupakan beras pecah kulit yang masih mengandung banyak serat, vitaman B6, vitamin B12, protein, dan rendah gula?

Ada banyak warisan resep tradisional Indonesia yang menggunakan paduan beras pecah kulit sebagai syarat utama pasangan harmonisnya. Katakan saja untuk resep Asam Padeh Pariaman, akan terasa klop bila kita menyantapnya bersama beras pera Anak Daro Solok. Untuk membuat resep Bubur Lemu, beras Mentuk Susu paling cocok digunakan. Akan terasa janggal bila kita memasak nasi goreng Jawa menggunakan beras yang memiliki kekenyalan tinggi dan pulen bukan?

Ragam Ekosistem Membentuk Rasa

Cratfoflove.idCatering Pernikahan Jakarta. Budaya agrikultur nenek moyang Indonesia yang pernah jaya membudidayakan padi sebagai produk adiluhur bangsa yang sarat filosofi budaya, keselarasan dengan alam dan konsep keberlanjutan, serta keanekaragaman hayati perlu kita cermati kembali. Tidak mudah bagi para petani untuk terus membudidayakan varietas padi lokal di tengah gempuran teknologi modern pertanian yang menguasai lini benih, pupuk kimia, dan obat-obatan pembasmi KDPD.

Baca juga : rebornmind.org

Ditambah lagi dengan perubahan ekosistem yang menyebabkan ketidakseimbangan habitat. Biasanya komunitas komunitas adat dan para petani bertanggung jawab yang tersebar di pedalaman Aceh sampai Papua membudidayakan tumbuhan padi yang bukan sekedar menjadi sebuah komoditas beras semata, tapi lebih kepada sebuah pernyataan sikap mereka. Tanpa pestisida. Tanpa pupuk kimia. Ada banyak tanaman padi yang ditanam di kondisi geografis yang berbeda.

Baca juga : revogayahidup.com

Varian ketinggian, mulai dari padi pantai, sawah, rawa, ladang (tidak membutuhkan irigasi, hanya mengandalkan air hujan), bahkan padi yang ditanam di dataran tinggi, biasanya di atas ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Tumbuhan padi ini memiliki penampilan fisik yang berbeda dengan masa tanam yang bervariasi dari 3 bulan sampai 9 bulan.

Dari padi-padi inilah, teruwujud aneka jenis beras dengan tekstur, warna, ukuran bulir, aroma, dan tingkat kepulenan yang berbeda. Beberapa beras beras tersebut biasanya hanya mampu dihasilkan oleh daerah daerah tertentu saja, bila benih padinya dibawa dan ditanam di daerah lain, belum tentu akan menghasilkan citarasa yang sama atau bahkan tidak tumbuh sama sekali.

Konsep inilah yang seringkali disebut sebagai konsep rasa rasa berdasarkan wilayah (teritori rasa), karena karunia alam tidak akan mungkin bisa ditiru bahkan oleh rekayasa teknologi canggih masa kini. Inilah yang menyebabkan beras Anak Daro Simancung Sumatera Barat memiliki tekstur pera tidak pulen dengan kekenyalan yang sedang, sedangkan beras Mentik Susu Magelang memiliki tingkat kepulenan yang tinggi dengan rasa gurih manis yang dominan.

Beras Adan Krayan Hitam Burai Kalimantan Timur juga memiliki keunggulan tersendiri, dengan tekstur pulen walau ia beras hitam dengan kekenyalan yang tinggi. Tidak heran beras Adan Krayan telah sukses mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis yang diakui secara internasional karena selain adanya supremasi rasa, teknik budidaya yang masih dipraktikan juga mirip mengacu pada teknik budidaya beras kuno zaman dinasti-dinasti di Cina pada abad sebelum Masehi.

Warisan Budaya Beras di Indonesia

Stoica.id Catering Sehat Jakarta. Beras adalah kebutuhan. Komoditas penting bangsa Indonesia. Bahkan sekarang ini banyak orang bilang, tanpa makan beras, tidaklah kenyang! Apakah benar demikian? Bagaimana sebenarnya beras tumbuh menjadi sebuah polemik yang membangun dinamika rasa di Indonesia?

Sebenarnya, tumbuhan padi bukanlah tumbuhan asli Indonesia, melainkan asli Cina. Penyebarannya bisa sampai ke Amerika Utara, Eropa dan Asia Barat lewat jalur perang dan perdagangan. Beras juga diperkenalkan lewat jalur perdagangan Afrika-India kemudian sampai ke Indonesia mulai pada abad ke-9. Mulai saat itulah budidaya beras dimulai.

Berkat adaptasi alam yang berlangsung selama ribuan tahun itulah, muncul banyak variasi benih padi unggulan di Indonesia. Kalau sekarang, kita lebih banyak melihat tumbuhan padi yang pendek ukurannya, bahkan hanya sebatas paha orang dewasa, beras jaman dahulu ada yang memiliki ketinggian melebihi 2 meter.

Bila kita hanya sempat mengenal padi irigasi yang membutuhkan begitu banyak aliran air untuk hidup, ternyata ada juga varietas beras di Indonesia yang mampu hidup di air pasang surut, pinggir danau, tengah hutan, bahkan di daerah tandus sekalipun. Keanekaragaman alam dan ekosistem itulah yang membuat kekayaan citarasa beras di Indonesia. Alam melimpahkan karunianya kepada bangsa Indonesia dalam bentuk keanekaragaman pangan, dan siapakah kita manusia yang mencoba menyederhanakannya?

Mengenal Benih Padi

Yang dinamakan varietas padi lokal Indonesia berasal dari muasal benih yang biasanya sudah lama teruji tumbuh di alam tanpa adanya banyak campur-tangan manusia atau rekayasa genetika. Biasanya para petani padi tidak harus membeli benih baru ketika ingin menanam baru, mereka hanya tinggal menyimpan benih-benih dari panen terdahulu dan hasil panennya tidak akan berubah drastis bila ditanam kembali.

Ada kalanya di zaman pertanian modern, banyak sekali petani dibuat tergantung oleh benih. Karena benih-benih tersebut sudah mengalami banyak rekayasa, sehingga hasil panen akan menurun drastis bila petani masih menggunakan benih dari sisa panen terdahulu. Ironis sekali, bukan? Nah, karena itulah, benih adalah denyut jantung kedigdayaan pangan. Siapa yang menguasai benih, ia akan menguasai dunia. Penting sekali untuk memahami konsep ini karena ketika kita membicarakan warisan budaya beras Indonesia, kita pasti akan bersinggungan dengan benih.

Beda Cara Masak, Beda Wajannya

2. Grill Pan dan Griddle Pan Digunakan untuk memanggang. Grill pan, bergerigi (naik-turun) pada permukaan bagian dalam. Fungsinya untuk menghasilkan “tekstur” naik-turun pada hasil panggangan. Juga, agar minyak dapat turun (dialirkan) ke bagian cekungan dan tak terbawa dalam makanan yang dipanggang. Sedangkan griddle pan, untuk hasil panggangan dengan visual yang polos (tak bertekstur).

3. Wok Digunakan untuk menggoreng dengan minyak yang banyak. Bentuknya yang cekung agar dapat menampung minyak yang banyak dan membuat bahan masakan terendam dalam minyak.

4. Souce Pan Biasa digunakan untuk membuat saus. Punya kedalaman dan umumnya ukurannya tidak terlalu lebar (14-18cm).

5. Stock Pot Memiliki fungsi seperti wajan, tetapi biasa digunakan untuk memasak makanan yang berkuah.

Material Wajan yang Ada di Pasar

Perkembangan produksi wajan dari dulu hingga sekarang dapat dilihat salah satunya dari jenis material pembentuknya. Besi, tembaga, kaca tahan panas, dan juga keramik atau porselen, adalah contoh beberapa material pokok pembentuk wajan. Wajan-wajan ini, sesuai kebutuhan, masih sering digunakan sampai sekarang. Umumnya wajan jenis ini punya daya tahan yang lebih lama.

Baca juga : Jual Genset Surabaya

Karena tak berpelapis, wajan-wajan ini dianggap sangat baik menghantarkan panas karena penghantaran panas dapat terjadi tanpa hambatan. Juga, tak dilengkapi dengan lapisan anti-lengket. Tak adanya lapisan anti-lengket, bagi sebagian orang atas alasan kesehatan, merasa lebih aman menggunakannya. Sayangnya, tak adanya lapisan ini membuatnya susah dibersihkan atau perlu waktu lama untuk membersihkan, sehingga dianggap kurang praktis untuk zaman sekarang, di mana segala sesuatu perlu kecepatan dan kepraktisan.

Wajan aluminium dengan lapisan anti-lengket, adalah generasi selanjutnya yang muncul sebagai jawaban atas kebutuhan yang makin berkembang. Seperti disampaikan oleh John Welli, Branch Manager PT Maxim Housewares Indonesia, salah satu produsen wajan aluminium berpelapis anti-lengket Teflon. Selain menjadi solusi untuk berbagai permasalahan memasak, seperti kemudahan membersihkan, kecepatan panas, produk ini juga terus berinovasi dari waktu ke waktu.

“Awal tahun 2009, generasi terbaru Teflon dengan paten teknoploi Gen-X diproduksi tanpa menggunakan Per?uorooctanoic acid (PFOA) dan peningkatan daya tahan terhadap pengikisan dan goresan” ujar Welli yang sekaligus menegaskan bahwa bahan anti-lengket yang digunakan produknya kini aman bagi kesehatan.

Beda Cara Masak, Beda Wajannya

Begitu banyak selera dalam memasak dan menikmati masakan, maka makin banyak pilihan wajan untuk memenuhi kebutuhan ini. Meski, beberapa orang memilih atau masih menggunakan satu wajan untuk multifungsi, bagi yang ingin memaksimalkan hasil masakan, ada beberapa pilihan yang dibedakan untuk setiap fungsi.

1. Fry Pan Jenis ini digunakan untuk menumis dan menggoreng dengan sedikit minyak. Ada berbagai ukuran agar dapat digunakan sesuai kebutuhan (besarnya porsi masakan). Umumnya agak datar. Untuk porsi yang lebih besar, bisa memilih yang agak cekung.

Berlayar Super Tajam

LG dikabarkan sudah menyiapkan pesaing smartphone kelas atas, LG G3, sebagai penerus LG G2 yang cukup bertaji. Di pasar, LG G3 ini akan bertarung dengan smartphone high-end sekelasnya seperti Samsung Galaxy S5, Sony Xperia Z2 dan HTC One M8. Diperkirakan, LG G3 akan diotaki dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 801 Quad core 2,3 GHz, dan pengolah gra­ s Adreno 330 .

Kinerjanya didukung pula memori RAM 3 GB, plus memori internal yang besar (32GB) dan dapat ditambahkan microSD hingga 64GB. Salah satu andalan LG G3 adalah layarnya, berupa layar IPS 5,5 inch beresolusi 2K (2560×1440 pixels). Ketajaman layar ini sekelas dengan Oppo Find 7, dan terbilang di atas rata-rata. Namun, kamera tidak ditingkatkan, masih mengandalkan kamera utama 13MP dengan autofocus, LED ‑ ash, dan OIS (Optical Image Stabilization).

Untungnya, kamera depannya dikabarkan cukup berkualitas untuk berfoto sel­ e, dengan resolusi 2,1 MP. Fitur konektivitas terbilang sama dengan smartphone sekelasnya, seperti 4G LTE, 3G HSPA, WiFi, Bluetooth, plus port microUSB. Berbekal sistem operasi Android 4.4.2 KitKat, LG G3 diperkirakan akan meluncur ke pasaran sekitar bulan Juni 2014.

Manajemen Kehamilan

Sat-jakarta.com – Mamil yang memiliki riwayat keguguran memiliki risiko untuk mengalami kegugur an lagi. Namun, hal tersebut tak perlu membuat Mama takut untuk hamil lagi. Alih-alih menghindari kehamilan, sebaiknya Mama mengelola rasa takutnya menjadi motiYasi positiI. Berarti, Mama akan mengupayakan kondisi kehamilan yang lebih baik dan fit dari sebelumnya.

Baca juga : kursus IELTS terbaik di jakarta

Lebih baik lagi bila penyebab keguguran sebelumnya sudah diketahui. Intinya, keguguran dapat dicegah. Caranya? Jaga kehamilan sebaik mungkin dengan meng hindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan keguguran. Pada kehamilan trimester 1 ini, baiknya hindari pekerjaan berat dan menyita waktu terlalu lama. Usahakan istirahat 6-8 jam dalam sehari. Lakukan olahraga, seperti jalan kaki, selama 30 menit setiap pagi agar terkena sinar matahari yang menyehatkan.

Makanan saat hamil juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi makanan seimbang dengan protein yang cukup sangat dianjurkan. Sementara makanan terlalu pedas, terlalu asam, terlalu pahit, ataupun terlalu asam agar diminimalisasi. Sikap positif selama kehamilan, seperti mengelola stres, mengatur pola makan dan pola istirahat yang baik akan berdampak sangat baik untuk Mama dan janin.

Tak kalah utamanya, peka pada gejala atau keluhan yang memiliki potensi adalah gejala keguguran. Pastikan Mama mengetahui setiap perubahan yang terjadi pada tubuh, sehingga gejalagejala dini keguguran dapat Mama sadari.

Haruskah Kuretase?

Jangan panik. Apabila terdapat flek, pantau terus kondisinya dan datanglah ke dokter kandungan apabila keluhan tetap dirasakan dalam 24 jam. Pertama-tama dokter kandung an akan menanyakan seberapa banyak darah yang telah keluar, separah apa nyeri atau kram yang dirasakan. Pemeriksaan yang bersifat memprovokasi, seperti pemeriksaan dalam harus dihindari, sehingga USG menjadi pilihan yang pertama dilakukan.

Apabila janin masih dapat dipertahankan, mamil sangat disarankan untuk melakukan bedrest dan mengonsumsi obat penguat kehamilan jika diperlukan. Bentuknya dapat berupa obat yang diminum (oral) atau jika pasien mengalami perdarahan banyak dan harus bedrest total, obat melalui infus akan menjadi pilihan. Tindakan kuretase dilakukan apabila terjadi keguguran yang tidak lengkap atau sisa konsepsi tidak seluruhnya keluar. Nah, sisa jaringan ini harus dikeluarkan de ngan kuretase.

Tindakan ini juga bisa dilakukan pada pasien dengan kehamilan kosong, hamil tidak berkembang, dan pasien missed abortion. Setelah keguguran, dokter menyarankan Mama untuk kembali kontrol ke dokter kan dungan dalam satu minggu. Saat itu dokter akan me lakukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah rahim telah kembali ke keadaan semula. Apabila Mama te lah mengalami menstruasi sesuai siklus awal sebelum hamil, maka Mama dapat memulai program untuk hamil kembali.

TYCI Rayakan ultah Ke-9 Bagian 3

Dimulai sejak terbenamnya matahari, perayaan ulang tahun ini diisi dengan makan bersama dan games yang diikuti seluruh perserta dengan hadiah doorprize dari pihak sponsor. Kemudian acara ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun oleh segenap member TYCI. “Grow bigger get better adalah tema yang kami ajukan sebagai harapan agar TYCI ke depannya semakin banyak angota dan semakin menjadi lebih baik. Semoga dengan semakin bertambahnya usia komunitas, membuat kami semakin dewasa,” ujar Robby Tamaro, panitia penyelenggara dan juga Wakil Ketua Umum I TYCI.

Run Wheel QX1

Bisa jadi teman bermain untuk mengusir rasa bo san. Menggunakan sumber tenaga baterai lithium-ion 36 V 4.4 AH, saat di kondisi penuh alat ini mampu berlari di jalan datar sejauh 15-20 km tergantung dari beban yang diterimanya. QX1 mampu menahan beban maksimal hingga 150 kg. Untuk kecepatan, QX1 diklaim bisa berlari hingga 13 km/jam. Ketika baterai habis, waktu proses isi ulang baterai hanya membutuhkan sekitar 45 hingga 60 menit. Berdimensi 66 x 28 x 27 cm dan berat 15 kg, rasanya alat ini cukup mudah untuk dibawa-bawa.

TYCI Rayakan ultah Ke-9 Bagian 2

Beberapa komunitas Toyota yang hadir yaitu Velozity, ID42NER, TVCI, IC, dan beberapa anggota perwakilan chapter TYCI, seperti Medan, Padang, Lampung, dan Bandung. Total sekitar 200 member TYCI dari 5 daerah, serta 4 perwakilan member Toyota Owner Club hadir di acara ulang tahun yang berlangsung meriah dan penuh rasa kekeluargaan. “Konsep TYCI dari awal memang kekeluargaan.

Jadi tidak ada batas antara senior dan junior, yang penting kami bisa kumpul dengan penuh rasa kekeluargaan,” tambah Djunaidy. Pada peringatan hari jadi ini, panitia penyelenggara juga turut mengundang perwakilan dari PT Toyota Astra Motor. Serta mendatangkan ketua umum TYCI dari periode pertama hingga sekarang. Sederet agenda telah disiapkan panitia dan pengurus acara.