Pindang Bandeng ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 1 ekor ikan bandeng, potong-potong 1 bh jeruk nipis, ambil airnya 2 btg serai, memarkan 2 lbr daun salam 1.500 ml air 1 1/2 sdm kecap manis 1/4 sdt gula pasir 1 1/2 sdt garam 3 sdm air asam jawa, dari 1 sdm asam jawa yang dilarutkan dengan 3 sdm air

Bumbu Bakar: 12 btr bawang merah, potong-potong 6 btr bawang putih, iris 6 cm kunyit, bakar, iris 2 cm jahe, bakar, iris 6 bh cabai merah besar, potong potong 10 bh cabai rawit merah, memarkan

Cara Membuat pindang bandeng Untuk 5 porsi: 1. Lumuri bandeng dengan air jeruk nipis. Diamkan. 2. Rebus bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, serai, daun salam, dan cabai sampai harum. 3. Masukkan ikan bandeng. Tambahkan kecap manis, garam, dan gula. Aduk rata. 4. Masak di atas api kecil hingga bumbu meresap. 5. Tambahkan air asam. Aduk rata.

Siu Mi Untuk 4 porsi

Bahan: 200 gr mi telur, rebus 4 siung bawang putih, memarkan 1 bh paha ayam, buang tulangnya, potong kotak 5 bh bakso ayam, iris 50 gr udang api-api 1 ikat caisim, potong 3 cm 1 buah wortel, potong korek api 1 sdm kecap manis 1/4 sdt merica bubuk 1/2 sdt garam 1 sdm saus tiram 1 batang daun bawang, iris serong 50 ml air 1 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat: 1. Panaskan minyak. Tumis bawang putih hingga harum. Masukkan ayam, bakso, dan udang. Aduk hingga berubah warna. Tambahkan wortel dan caisim. Aduk rata. 2. Masukkan mi. Aduk rata. Tambahkan kecap manis, merica bubuk, garam, saus tiram. Aduk rata. 3. Masukkan air. Aduk hingga meresap. Tambahkan daun bawang. Aduk menyebar.

Tentu pengalaman kurang mengenakkan jika mendapat komplain dari pembeli, apalagi soal rasa. Jika Anda perhatikan restoran fast food terkenal dari mancanegara yang telah memiliki ribuan cabang, rasa makanannya bisa sama antara cabang yang satu dengan lainnya, tanpa pemiliknya harus ada di gerainya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Pasalnya, sudah ada standardisasi dalam pengolahan menu masakan, dari standardisasi bahan, bumbu, cara masak, hingga penyajian. Maka, untuk semua usaha kuliner, sebaiknya memerhatikan standardisasi ini. Tujuannya agar pemilik usaha bisa terus mengembangkan usaha tanpa perlu khawatir akan terjadi perbedaan rasa masakan di tiap cabang yang akan didirikan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *