Cratfoflove.idCatering Pernikahan Jakarta. Budaya agrikultur nenek moyang Indonesia yang pernah jaya membudidayakan padi sebagai produk adiluhur bangsa yang sarat filosofi budaya, keselarasan dengan alam dan konsep keberlanjutan, serta keanekaragaman hayati perlu kita cermati kembali. Tidak mudah bagi para petani untuk terus membudidayakan varietas padi lokal di tengah gempuran teknologi modern pertanian yang menguasai lini benih, pupuk kimia, dan obat-obatan pembasmi KDPD.

Baca juga : rebornmind.org

Ditambah lagi dengan perubahan ekosistem yang menyebabkan ketidakseimbangan habitat. Biasanya komunitas komunitas adat dan para petani bertanggung jawab yang tersebar di pedalaman Aceh sampai Papua membudidayakan tumbuhan padi yang bukan sekedar menjadi sebuah komoditas beras semata, tapi lebih kepada sebuah pernyataan sikap mereka. Tanpa pestisida. Tanpa pupuk kimia. Ada banyak tanaman padi yang ditanam di kondisi geografis yang berbeda.

Baca juga : revogayahidup.com

Varian ketinggian, mulai dari padi pantai, sawah, rawa, ladang (tidak membutuhkan irigasi, hanya mengandalkan air hujan), bahkan padi yang ditanam di dataran tinggi, biasanya di atas ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Tumbuhan padi ini memiliki penampilan fisik yang berbeda dengan masa tanam yang bervariasi dari 3 bulan sampai 9 bulan.

Dari padi-padi inilah, teruwujud aneka jenis beras dengan tekstur, warna, ukuran bulir, aroma, dan tingkat kepulenan yang berbeda. Beberapa beras beras tersebut biasanya hanya mampu dihasilkan oleh daerah daerah tertentu saja, bila benih padinya dibawa dan ditanam di daerah lain, belum tentu akan menghasilkan citarasa yang sama atau bahkan tidak tumbuh sama sekali.

Konsep inilah yang seringkali disebut sebagai konsep rasa rasa berdasarkan wilayah (teritori rasa), karena karunia alam tidak akan mungkin bisa ditiru bahkan oleh rekayasa teknologi canggih masa kini. Inilah yang menyebabkan beras Anak Daro Simancung Sumatera Barat memiliki tekstur pera tidak pulen dengan kekenyalan yang sedang, sedangkan beras Mentik Susu Magelang memiliki tingkat kepulenan yang tinggi dengan rasa gurih manis yang dominan.

Beras Adan Krayan Hitam Burai Kalimantan Timur juga memiliki keunggulan tersendiri, dengan tekstur pulen walau ia beras hitam dengan kekenyalan yang tinggi. Tidak heran beras Adan Krayan telah sukses mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis yang diakui secara internasional karena selain adanya supremasi rasa, teknik budidaya yang masih dipraktikan juga mirip mengacu pada teknik budidaya beras kuno zaman dinasti-dinasti di Cina pada abad sebelum Masehi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *